Malam itu, Dinda duduk di tepi ranjang, matanya lelah menatap ke luar jendela, memandangi langit yang tampak kelam. Leo, suaminya, berjalan mendekat, senyumnya penuh cinta dan kelembutan. Mereka baru saja menikah beberapa bulan yang lalu, dan Leo masih terus memuja Dinda, menganggapnya sebagai pusat dari dunianya. "Sayang, kau tampak kelelahan. Mungkin sebaiknya kita istirahat aja malam ini," ucap Leo lembut sambil merangkul bahunya.Dinda tersenyum kecil, tapi senyum itu terasa berat. Ada rasa bersalah yang terus menghantui setiap kali Leo berada di dekatnya. Betapa Leo tak pernah tahu, bahwa di balik senyum itu, Dinda menyembunyikan rahasia yang begitu kelam. Dia telah berselingkuh, bukan dengan pria asing, tetapi dengan pak Bram, mertuanya sendiri."Iya, Mas. Hari ini rasanya capek banget," ucap Dinda pelan.Kejadian itu bukan sesuatu yang diinginkannya. Dinda terjebak dalam situasi yang membuatnya merasa tak berdaya. Mertuanya, pria yang seharusnya dihormatinya, memaksanya dalam
Terakhir Diperbarui : 2025-07-26 Baca selengkapnya