“Oliver, apa kamu tidak dengar?” Arnold pun menoleh kepada asistennya. “Bawa kedua sampah ini keluar. Pastikan mereka tidak meninggalkan kotoran sekecil apa pun di rumah ini,” titahnya.Oliver mengangguk sigap. Dengan satu isyarat singkat, dua pengawal bertubuh kekar yang berjaga di pintu segera bergerak, mencengkeram lengan Frans dan Sarah tanpa ampun, lalu menyeret mereka menuju pintu keluar.“Tidak! Lepaskan aku!” Frans meronta histeris. “Kamu tidak bisa melakukan ini, Felicia! Aku suamimu!”“Tunggu,” Suara Arnold kembali menggelegar, menghentikan langkah para pengawal.“Oliver," panggil Arnold.Asisten setianya itu segera menunduk hormat, siap menerima perintah.“Hubungi seluruh koneksi dan mitra bisnis Windsor Group,” lanjut Arnold dengan nada datar dan ekspresi yang dingin, "Katakan kepada mereka, siapa pun yang masih berani menanamkan modal atau bekerja sama dengan perusahaan Langdon, maka detik ini juga jangan harap bisa menjalin hubungan bisnis apa pun dengan Windsor seumur h
Terakhir Diperbarui : 2025-12-29 Baca selengkapnya