"Mengapa beliau terus saja datang kemari mengganggu saya? Apa hebatnya saya coba?" Tiara menatap Daniel dengan tatapan tidak mengerti."Andai ku tahu. Sayangnya aku tidak tahu dan tidak mau tahu. Jika dia datang lagi, panggil petugas keamanan, suruh dia pergi. Jangan ijinkan dia memasuki area gedung ini. Kamu mengerti?"Tiara mengangguk paham. Ia segera membawa keluar satu koper yg dibawanya dari kantor Daniel. Saat hendak melangkah keluar dari apartemen, tangan Daniel mengambil koper dari tangan Tiara. "Biarkan saya yang membawa kopernya, Pak." Tiara kembali merebut koper dari tangan Daniel. "Tidak! Biarkan kali ini aku yang membawanya," tegas Daniel."Tentu saja tidak. Ini adalah salah satu tugas seorang asisten pribadi CEO." Tiara kembali mengambil koper dari tangan Daniel."Jangan mempermalukan aku, Tiara. Dengan membiarkanmu membawa koper ini, sama saja mempermalukan diriku sendiri.""Kalau begitu, mengapa Bapak merekrut asisten pribadi jika Bapak bisa melakukan semuanya sendir
Last Updated : 2025-08-25 Read more