"Aku sebenarnya ingin sekali belajar memasak dengan baik, tapi sepertinya memang nggak punya bakat di bidang itu," ujar Brielle sambil tersenyum pasrah.Tatapan Lambert tampak sedikit lebih dalam. "Dalam satu rumah, cukup satu orang saja yang suka memasak."Pipi Brielle terasa sedikit hangat. Dia menoleh ke Lambert dan berkata, "Kamu juga makan. Dari tadi sibuk masak sebanyak ini, pasti lapar.""Mm, iya," Lambert tersenyum. Lalu dia menatap dua anak kecil itu dengan lembut. "Nggak boleh pilih-pilih makanan. Gizinya harus seimbang.""Iya, Paman," jawab Vivian patuh.Dengan kedua anak kecil yang berada di meja makan, suasananya terasa santai dan akrab. Kalau dipikir dengan jujur, berinteraksi dengan Lambert memang terasa nyaman. Dia perhatian, penuh pertimbangan, tahu batas, dan tidak pernah memberi tekanan pada Brielle.Setelah makan malam selesai, Brielle berinisiatif sendiri membantu membereskan dan mencuci piring. Meski Lambert beberapa kali mencoba menghentikannya, Brielle tetap ber
더 보기