Dia segera turun, mengangkat telepon, lalu melapor, "Tuan, barusan aku sudah memeriksa dengan teliti, nggak ada laporan rekam medis yang Tuan cari. Apa mungkin tertinggal di tempat lain?"Di seberang sana, suasana hening tanpa jawaban.Pelayan itu menunggu sejenak, lalu bertanya pelan, "Halo, Tuan dengar nggak?""Nggak perlu dicari lagi." Suara Raka terdengar agak serak. "Jaga nenek dan adikku dengan baik.""Baik." Pelayan itu menjawab, lalu sambungan terputus.Di Negara Danmark, saat ini masih pagi. Raka berdiri di luar ruang rawat di laboratorium Smith. Dia melirik ibunya yang sudah minum obat dan masih tertidur, lalu memejamkan mata dan menghela napas pelan.Sinar matahari jatuh di wajahnya yang lelah. Emosi yang rumit bergejolak di balik matanya. Saat itu, seseorang datang dari belakang sambil menyodorkan secangkir kopi. "Pak Raka, minumlah, supaya lebih segar."Itu Smith.Raka menerima kopi itu dan menghela napas. "Aku meninggalkan satu berkas rekam medis ibuku di dalam negeri ...
더 보기