Melihat Raka tidak pergi juga, Brielle tidak menanggapi lagi dan beralih menatap Lambert. Sebelum dia sempat berbicara, Lambert sudah tersenyum hangat. "Aku masih harus menemui klien. Besok aku baru pergi."Brielle mengangguk, masih agak sungkan. "Hari ini benar-benar merepotkanmu sampai harus datang ke sini. Kalau begitu, pergilah urus pekerjaanmu.""Jangan sungkan," sahut Lambert sambil menatapnya. "Istirahat yang baik, jangan memaksakan diri. Kalau ada apa-apa, telepon aku kapan saja."Setelah berkata begitu, Lambert tidak langsung pergi. Dia berdiri di samping dan menoleh ke arah Niro. "Pak Niro, kita jalan?"Niro menjawab dengan lugas, "Aku akan antar Brielle kembali ke hotel dulu, baru pergi."Ucapannya membuat alis kedua pria itu tanpa sadar berkerut. Tatapan Raka meredup. "Aku nginap di hotel seberang. Aku yang antar dia."Di sampingnya, Gavin buru-buru menimpali, "Ya, Pak Niro. Pak Raka baru saja check-in di hotel seberang. Sebentar lagi kami memang akan ke sana untuk ambil ko
Read more