“Melupakan bukan berarti kita dilupakan. Setidaknya kita pernah ada dalam ingatan dasar sekalipun, Rain,” ucap Dokter Suroto, mencoba memberikan perspektif filosofis di tengah suasana medis yang dingin itu. Rain mengangguk pelan, matanya tetap tertuju pada sosok ibunya yang terlelap di balik kaca. “Saya nggak masalah soal itu, Dok,” ucap Rain sambil tersenyum tipis. Ia duduk bersandar, melipat kedua tangannya di dada, seolah beban berat yang selama ini ia pikul sedikit terangkat oleh kedamaian semu yang terpancar dari wajah Martha. “Asal dia nggak lagi menyiksa dirinya sendiri, itu sudah lebih dari cukup bagi saya.” Dokter Suroto berdeham, membuka kembali catatan medis di tangannya untuk membahas langkah konkret selanjutnya. “Baik. Karena prosedur ECT pertama ini menunjukkan respons positif pada kontrol emosi, kita akan menyusun rencana jangka menengah.” “Apa ada tindakan lanjutan, Dok?” tanya Rain, kini fokus sepenuhnya pada sang dokter. “Ya. ECT ini tidak cukup dilakukan
Last Updated : 2026-02-27 Read more