Keesokan harinya, kami menjalani aktivitas seperti biasa. Aku berangkat kerja pagi-pagi, Dinda juga sudah bersiap untuk ke kantor. Dewi yang sudah mulai bekerja lagi juga ikut berangkat bersama Dinda. Rutinitas yang normal, yang familiar.Seharian aku bekerja seperti biasa; meeting, laporan, email, deadline. Tidak ada yang istimewa. Tidak ada yang luar biasa. Hanya hari kerja yang standar.Malam harinya, saat kami semua sudah ada di rumah, sudah makan malam dan saat hendak tidur, aku dan Dinda berbaring di tempat tidur kami. Lampu kamar sudah dimatikan, hanya ada cahaya samar dari lampu tidur di nakas. Suasana tenang, nyaman untuk mengobrol sebelum tidur.Dinda memutar tubuhnya menghadapku, kepalanya bersandar di bantal, matanya menatapku dengan tatapan yang rileks."Mas..." panggilnya pelan."Hmm?""Hari ini di kantor... Pak Rendra sempat ngomel-ngomel soal laporan yang telat. Tapi nggak ke aku sih. Ke tim sebelah."Aku mengangguk, mendengarkan."Terus... pas lagi di pantry, dia semp
Last Updated : 2025-12-27 Read more