“Tampaknya, kau sangat menyukai gadis itu, Jach,” komentar Beatrix usai menyaksikan lebih jelas hubungan keponakannya.Kepedulian Jach yang jauh lebih tinggi dari apa yang diperkirakan.Jach Hemilton yang dingin dan selalu menjaga jarak dengan wanita, kini berdiri dengan setia menemani seorang gadis lemah tidak berkemampuan apapun. Isela, gadis itu lebih mirip seperti bunga hiasan.Jika dibandingkan dengan Roselia, jelas Roselia lebih berkelas dan memiliki dominasi dibandingkan dengan gadis itu yang rapuh.“Kupikir, dari sekian banyak wanita yang mengejarmu selama ini, kau akan memilih seseorang yang jauh lebih unggul dari mereka. Tapi ternyata, kau justru terpikat pada gadis manja dan cacat,” komentar Beatrix lagi, tanpa segan meremehkan pilihan Jach dengan hinaan.“Bibi tidak bisa mengomentarinya yang bahkan belum memulai sesuatu," jawab Jach tidak terpengaruh oleh pandangan Beatrix.Bagi Jach, Isela bukanlah gadis lemah, dia pun tidak pernah berharap Isela akan mengotori tangannya
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-03 อ่านเพิ่มเติม