Bagi Alex, jenis kelamin sebenarnya bukan masalah besar. Laki-laki atau perempuan, ia akan menyambut kehadiran buah hatinya dengan gembira. Namun, jauh di lubuk hatinya, ada sudut kecil yang merindukan sosok mungil dengan pita merah muda dan gaun renda yang akan memanggilnya ‘Papa’.Begitu hasil USG menyatakan bahwa bayi kembarnya adalah laki-laki, obsesi Alex terhadap anak perempuan justru melonjak ke level yang tidak masuk akal.Masalahnya, melihat perut Naira yang kian membuncit dan betis istrinya yang sering bengkak, Alex tidak tega jika harus langsung menodongkan jadwal program kehamilan sesaat setelah persalinan nanti.Maka, sasarannya beralih pada orang di hadapannya sekarang."Aku dengar, hasil USG istrimu perempuan," ucap Alex tiba-tiba, memecah keheningan di ruang kerja.Revan, sang asisten pribadi, mendongak dari tabletnya dengan binar bangga yang sulit disembunyikan. "Benar, Tuan. Seratus persen princess."Alex meletakkan penanya, lalu menggerakkan telunjuk, memberi kode a
Read more