Alvian menghubungi seorang agen properti dan menyewa sebuah vila tersembunyi di luar kota, lengkap dengan keamanan dan staf yang bisa dipercaya untuk menjaga rahasia.Alvian tahu, begitu ia melakukan ini, ia tidak akan bisa kembali ke kehidupan normalnya. Ia akan menjadi buronan. Ia akan kehilangan segalanya, otoritasnya, Papanya, reputasinya. Tapi saat ia memikirkan wajah Kayla yang memohon, ia rela.“Aku harus membebaskannya. Aku nggak peduli dengan Raka atau Papa lagi.”Malam itu, Alvian melaksanakan rencananya. Ia mengemudi sendiri ke area sekitar penjara, menunggu dalam kegelapan. Ia melihat bayangan timnya bergerak masuk. Jantungnya berdebar kencang, bukan karena ketakutan, melainkan karena adrenalin dan harapan.Beberapa jam kemudian, ponselnya berdering.[Vian, berhasil. Dia sudah di luar.]Alvian segera mengemudikan mobilnya ke titik pertemuan rahasia. Di sana, Kayla berdiri tegang, tubuhnya tampak dibungkus selimut tebal, wajahnya pucat dan matanya ketakutan, namun ia
Last Updated : 2025-11-08 Read more