"Ehem, karena Erlangga sudah sadar, Aku dan ibumu pulang duluan, lagipula kata dokter tinggal menunggu hasil observasi pasca sadar," ucap Pak Fernando sambil melirik Bu Nena seperti memberi kode, untungnya Bu Nena cepat tanggap. "Mah, sebaiknya mamah pulang juga untuk istirahat," Bu Nena mengatakan itu sambil memegangi pundak Bu Dewi, berpura-pura khawatir akan kesehatannya. "Eh," gumam Bu Dewi. "Ayo, kami antar." Pak Fernando malah ikut-ikutan. Mambuat Bu Dewi ikut dengan terpaksa. Wanita tua yang selalu tampak elegan dan otoriter akhirnya kalah juga. "Mbak Rena jangan ke mana-mana ya!" ucap Dania. "Saya sudah ada pekerjaan, pakaian Erlangga harus segera dicuci, kalau dibiarkan, nanti nodanya susah hilang, jadi aku juga harus pulang," jawab Rena, tentu ia harus mengikuti permainan Pak Fernando. "Kalau begitu, aku ikut saja denganmu, Mbak." Dania merasa tidak nyaman berduaan terus dengan Rain. "Mama sama papa tidak boleh kemana-mana," ucap Erlangga sambil memegangi
Last Updated : 2026-03-10 Read more