"Karena Dania sudah setuju, apakah ada syarat lagi yang harus kami penuhi?" tanya Pak Fernando, ia jarang-jarang mewakili anaknya melakukan sesuatu. Pak Fadli yang menjawab, "Kami mau pernikahannya dilakukan di desa kami." Ia masih tidak bisa percaya sehingga mengujinya, apakah mereka setuju jika pernikahan hanya dilakukan di desa yang sederhana bukannya di ibu kota yang kental dengan kemewahan. "Baik, kami setuju," ucap Pak Fernando, disanggupi yang lainnya. Rain tidak bisa berkata-kata lagi saking bahagianya, ia terus menatap calon istrinya. "Lakukan saja ijab qabul sekarang, buat apa menunggu lama-lama, nanti tinggal resepsi saja." ucap Bu Dewi, sikap otoriternya ternyata masih melekat. Rain langsung menoleh pada neneknya, ia sangat setuju, ia merasa tidak sabar ingin memeluk Dania. "Nah, boleh juga," timpal Pak Fernando. "Waduh, banyak yang harus disiapkan, bagaimana kalau besok siang saja dan sebaiknya dilakukan di rumah orang tua supaya lebih banyak saksi," sahu
آخر تحديث : 2026-04-14 اقرأ المزيد