"Dania!" Seru Rain membuat Dania kaget. "Kenapa kamu keluar, Mas? Kamu tidak boleh meninggalkan tempat," "Kata siapa, aku bebas melakukan apapun karena aku_" "Kamu adalah bosnya." Dania melanjutkannya. "Kamu salah, kali ini aku adalah pemiliknya. Walaupun masih menginduk dengan perusahaan utama, semuanya dibangun oleh hasil keringatku," "Ya, terserah kamu saja, Mas." "Ayo masuk, sebentar lagi aku tampil aku ingin kalian melihatku, kamu dan Erlangga," Seluruh tubuh Dania menghangat dan bergetar mendengarnya, ia ingin sekali menegur Rain yang selalu membuat hatinya bingung. "Kenapa seolah aku begitu penting padahal aku tidak punya andil?" "Kalau bukan karena kamu bersedia merawat Erlangga dengan baik, apa aku bisa fokus menyelesaikan semua pekerjaan ini hingga tuntas?" 'Oh, karena Erlangga ternyata, aku terlalu percaya diri' ucap Dania dalam hati. "Oke, Mas. Aku akan membawa Erlangga menyaksikan ayahnya yang begitu hebat," ucap Dania. "Biar aku yang gendong."
Dernière mise à jour : 2025-12-01 Read More