Rumah sakit malam itu dipenuhi cahaya putih yang dingin. Namun bagi Leonard, semuanya terasa suram, nyaris gelap. Langkahnya cepat, hampir berlari, tangan Aluna digenggam kuat.Andrew menyusul di belakang, menghubungi penjaga, memastikan seluruh lantai rumah sakit steril dari orang asing.Ketika mereka sampai di depan ruang perawatan khusus, dua bodyguard berjaga. Mereka menunduk.“Bos. Kondisi Tuan Ardiantha stabil. Tapi masih belum sadar.”“Leon kamu yakin siap masuk?” tanya Aluna pelan.Leonard mengangguk, meski matanya menunjukkan beban yang berat.“Aku harus lihat.”Pintu terbuka.Ruangan sunyi, hanya suara alat medis yang berbunyi pelan.Ayah Leonard, lelaki yang selama ini terlihat kuat seperti batu karang, kini terbaring dengan selang oksigen dan perban di kepalanya.Aluna menutup mulutnya, ia terkejut.Andrew menunduk hormat, wajahnya tegang.Leonard berdiri lama di sisi ranjang aya
Last Updated : 2025-12-08 Read more