Pradnya menatap Hanna dengan kening berkerut karena Hanna yang baru saja sampai di rumahnya terlihat ketakutan dan napasnya seperti orang yang baru saja selesai mengikuti lomba lari marathon. Penampilannya kali ini benar-benar sudah tidak on point. Rambutnya sudah tidak tertata rapi di tempatnya, keringat juga sudah membasahi keningnya hingga membuat Pradnya segera mengambil kotak tisu wajah yang ada di meja dekat televisi berada. Ia segera memberikannya kepada Hanna yang langsung menerimanya sambil mengucapkan terimakasih secara pelan. Beberapa saat Pradnya menunggu hingga akhirnya keadaan Hanna jauh lebih baik. "Gue ambil minum buat lo dulu," kata Pradnya lalu ia segera berdiri dari sofa yang ia duduki. Beberapa saat Pradnya meninggalkan Hanna di ruang keluarga hingga akhirnya saat ia kembali, Hanna baru saja selesai menelepon seseorang. "Thanks, Nya," ucap Hanna sambil membuka botol air mineral dingin yang ditaruh Pradnya di atas meja. Baru setelah Hanna selesai meminum air
Terakhir Diperbarui : 2025-08-28 Baca selengkapnya