“Tak salah lagi, pasti itu Aron Talang!” tebak Mamon, saat ini mereka duduk berdua di teras rumah ini, Kang Ibun sejak tadi pergi dengan alasan ada panggilan dari RT setempat, untuk cek longsoran di desa mereka.“Iya aku pun menduga begitu, kita selidiki saja sekalian mumpung masih di sini, aku pun penasaran dengan orang itu, yang selalu lolos dari sergapan polisi,” sahut Gojali sambil hembuskan asap rokoknya.Obrolan mereka terhenti saat si Dj Una alias Marsa keluar lagi sambil membawakan segelas kopi panas lagi.“Minum kang, maaf adanya hanya ini minuman, tapi gulanya dikit, mau habis, kebun Abah belum panen, jadi belum bisa beli gula!” kata Marsa apa adanya, walauupun suaranya tetap ramah dan lembut, khas bumi priangan.“Ohh gitu, eh ayoo kita ke warung sembako, aku temani beli gula, tenang aku yang bayar, kita berangkat sekarang saja,!” ceplos Mamon spontan, hingga Gojali hanya bisa geleng-geleng kepala.“Gercep amat, dasar masih abege labil?” batin Gojali geli sendiri melihat kela
آخر تحديث : 2025-12-14 اقرأ المزيد