Tengah malam, Mamon pelan-pelan merebahkan dirinya di sebelah Gojali, aura kelelahan terpancar di wajahnya. Tak lama kemudian dia ngorok halus, hingga Gojali yang terbangun geleng-geleg kepala."Hebat juga si Mamon, lama banget mainnya, mana nekat lagi di rumah ini sikat si Marsa," batin Gojali lalu lanjutkan tidurnya.Mamon terbangun kesiangan, dia mendengar suara puluhan tukang mulai sibuk bekerja, Gojali tak berada di sisinya.Saat dia keluar kamar dan melihat para tukang kerja, mobil mereka juga tak ada, Wawan menghampirinya.“Ka Mamon, tadi Om Gojali bilang, dia mau ke desa sebelah, katanya paling siang baru balik,” kata Wawan yang kemudian ikutan sibuk membantu para tukang bangunan, termasuk ayah dan ibunya.Mamon hanya senyum kecil. “Dasar si Om Jali, pasti kelonin Ana lagi di kampung janda,” batinnya, lalu dia makin senyum, saat Marsa bikinkan dia kopi sambil senyum malu-malu dan jalannya dikit berubah.Gojali aslinya tak tahan juga gara-gara intip Mamon dan Marsa, dan pagi ini
آخر تحديث : 2025-12-16 اقرأ المزيد