Hubungan Mante dengan orang tua dan adik-adiknya makin dekat, Mante bahkan tertawa kecil, ayahnya yang nggak pernah pegang pacul dan parang, sampai harus kursus singkat dengan ‘petani’ setempat yang sengaja dipekerjakan di sini.Tapi hasilnya, dua hari kemudian Mamon sudah lihai pegang kedua benda ini dan imbasnya, biarpun tangan lecet dan mulai kapalan, tapi Mamon terlihat makin enjoy jadi…petani.Walaupun tubuhnya mulai terbakar matahari, Mamon malah terlihat makin sehat, wajah tampannnya yang dulu sering murung kini mulai berubah ceria.Biarpun bangkrut, jangan di kira keluarga ini miskin, uang mereka masih ada, Mante saja masih triliunan uangnya, sebab dia belum masuk akta keluarga Mamon Mante, sehingga uangnya tak di sita.Makin dekat dengan ayahnya, membuat Mante jadi tahu secara detil apa yang membuat perusahaan ayahnya ini di bikin pailit.“Jadi…kamu ingin bergerak sendiri selidiki ini?” tanya Mamon sambil istirahat di teras, usai mencangkul hingga peluh bercucuran, tapi bikin
Read more