“Nahh…liat itu ada sungai, terus di atasnya ada pohon ulin, kemudian ada gua kecil, kataya di sanalah benda itu di pendam,” kata Alice.Mante yang masih sibuk rapikan tenda, yang mirip bentuknya dengan kemah-kemah di pegunungan berhenti sejenak dan menatap sungai kecil ini.“Sebaiknya kita istirahat dulu, liat gerimis mulai deras, lagian masa nggak capek jalan seharian,” ajak Mante dan Alice pun mengangguk.Kini mereka rebahan di kemah ini, lampu mereka pasang, tapi tak begitu terang, Alice sampai mepetkan tubuhnya ke Mante, mendengar suara-suara binatang malam di tengah hujan yang mulai lebat ini.Walaupun ngaku sering travelling ke gunung, tapi berduaan begini dengan laki-laki, baru kali ini dilakukan Alice, rada ngeri juga dia, tapi saat menatap wajah tenang Mante, hatinya tenang lagi. Mante tak ragu peluk tubuh hangat dan wangi ini, Alice tida menolak dan keduanya kini saling tatap di bawah sinar lampu led cas yang di setting redup, agar bisa bertahan lama.Mereka memang sudah s
Read more