Sesampainya di markas Longyan, suasana hangat dan bersahabat langsung menyambut kedatangan Wen Mei. Di aula depan, Li Hua sudah menantinya. Mereka berdua, Li Hua dan Wen Mei, tampak anggun dalam balutan pakaian sederhana yang tetap memancarkan aura bangsawan. Pembedanya hanya cadar tipis dari sutra putih yang menutupi separuh wajah mereka, suatu keharusan untuk menyamarkan identitas saat bepergian ke luar.“Putri!” sapa Li Hua hangat begitu melihat Wen Mei. Nada suaranya lembut, namun penuh kegembiraan.Wen Mei tersenyum di balik cadarnya. “Li Hua,” ujarnya pelan, lalu spontan memeluk Li Hua. “Aku senang sekali akhirnya bisa bersama lagi.”Sementara itu, Zhu Yu Liang berdiri agak ke belakang. Tatapannya menyapu area markas dengan waspada, namun sesekali matanya melirik ke arah Wen Mei, tanpa disadarinya sendiri.Han Feng muncul dari balik pintu, “Huahua ... aku sudah meminta Li Rui untuk mengawal kalian. Dengarkan semua perintahnya, jangan sampai kalian bergerak sendirian di tempat
Last Updated : 2025-12-16 Read more