Siang itu, matahari bersinar terik di atas kota Qing Hua. Kereta kuda yang membawa Jenderal Han Feng dan Li Hua menuju ibukota telah bersiap di depan gerbang kota Qing Hua. Adipati Zhao dan Nuan Xi, istrinya, berdiri di sana untuk memberikan salam perpisahan. Adipati Zhao, dengan wajah yang dihiasi senyum ramah, menyerahkan beberapa kantong berisi makanan ringan dan manisan kering. "Jenderal, Nyonya Han," sapa Adipati Zhao, memberikan hormat dengan tangan tergenggam. "Hati-hati di jalan. Ini sedikit oleh-oleh dari Qing Hua. Manisan buah kering ini favorit Nuan Xi, semoga Nyonya Han menyukainya." "Terima kasih banyak, Adipati," balas Han Feng, mengangguk sopan. "Kau terlalu baik. Aku tak akan pernah melupakan jasamu. Akan kusampaikan salammu pada Kaisar," ucap Han Feng membalas dengan hormat. Nuan Xi mendekati Li Hua, menggenggam tangan sang Nyonya Jenderal dengan hangat. "Hati-hati, Nyonya Han. Kami menunggumu kembali untuk berjalan-jalan di pasar bunga." Li Hua berusaha memas
Last Updated : 2025-12-06 Read more