Luna turun ke lantai bawah. Ternyata Ryan sudah datang dan kini sedang berbicara dengan Nyonya Wijaya. “Loh, ada Ryan,” sapa Luna.“Saya baru sampai, Nyonya,” jawab Ryan. “Sebentar ya, saya cek dulu oleh-oleh untuk karyawan. Tapi yang ini oleh-oleh untukmu,” ucap Luna menyerahkan paperbag pada Ryan. Tidak hanya 1 tapi 4 sekaligus. Ada dasi dan kemeja branded, ada juga makanan khas Singapura. Semua Luna yang menyiapkan sesuai dengan permintaan sang suami. “Wah banyak sekali, Nyonya. Terima kasih ya,” ujar ya.“Sama-sama, Ryan. Tapi Daddy-nya anak-anak sedang tidur. Capek banget kayaknya. Kamu ada kepentingan dengan suami saya?”“Tidak, Nyonya. Saya ke sini hanya untuk mengambil oleh-oleh untuk karyawan saja,” jawab Ryan.Ryan pun kembali berbincang dengan Nyonya Wijaya. Namun saat sedang membicarakan urusan kantor dan kesibukan di kantor, tiba-tiba suara si kembar terdengar memanggil dari lantai atas. “Om Ryan, sini. Tolong rakitin robotnya. Daddy tidur kayak kebo gak mau bangun,”
Terakhir Diperbarui : 2026-01-02 Baca selengkapnya