Perhatian Luna yang sejak tadi terbagi antara Nia dan El akhirnya benar-benar tertuju pada Dika. Dari tadi dia merasa ada yang janggal dengan bocah itu. Dika memang berusaha terlihat ceria, bahkan anak ini memang sering kali menyembunyikan perasaannya agar tidak membuat orang lain khawatir. Misalnya saat dia jatuh, dia akan dengan cepat bilang kalau dirinya nggak apa-apa masih kuat, masih sehat. Tapi pagi ini ada yang berbeda dari Dika, mata bocah ini tidak bisa bohong. Bengkak, merah, jelas sekali bekas menangis lama.“Kenapa matanya bengkak, sayang? Kok kayak orang habis nangis?” tanya Luna dengan suara lembut. Kasihan sekali Luna melihat bocah laki-laki ini, usia belum genap 6 tahun tapi sudah ditinggal liburan oleh kedua orang tuanya. Ke luar negeri lagi yang membutuhkan jarak sangat panjang untuk bisa kembali ke Indonesia. Mungkin karena Dika bukan darah daging mereka, jadi keduanya lebih leluasa meninggalkan anaknya bersama sang pengasuh. Tapi kalau untuk Luna pribadi, janganka
Last Updated : 2026-01-12 Read more