Sierra memegang sebuah gaun di tangan, lalu mengangkatnya untuk dibandingkan di depan Merry. Merry mengambil gaun itu dan berkaca. "Memang benar, seleramu bagus sekali, Sierra."Erina juga melihat mereka berdua. Matanya menyipit, lalu berkata dengan sinis, "Ibu mertua sudah bawa calon menantu selingkuhan jalan-jalan terang-terangan sekarang?"Alyssa mengernyit halus. Belakangan ini Keluarga Arthadika punya acara besar, jadi wajar saja Merry datang untuk memilih gaun. Tahun-tahun sebelumnya, Alyssa-lah yang menemaninya memilih.Erina hendak mengajak Sierra untuk pindah butik. Toko gaun seperti ini banyak, tidak perlu bertemu orang yang tidak disukai. Zizi melihat Anita dan Sierra, sedikit mengerutkan dahi, tetapi diam saja."Alyssa?" Sierra tiba-tiba melihat mereka. "Wah, kebetulan sekali. Kalian juga mau lihat-lihat gaun?"Begitu mendengar nama Alyssa, Merry refleks mengerutkan alis dan menatapnya dengan ekspresi penuh ketidaksukaan. Saat melihat Alyssa membawa Zizi, Merry bertanya den
続きを読む