Bab 102Fania tersenyum mengejek lagi dan lagi. “Aku harap kau datang. Bagaimanapun kau itu mantan rekan kerjaku dan mantan pacarnya Reivan.”Alea menarik napas panjang. Ia menggenggam erat kartu udangan itu. Ya, walau pun dia sudah mulai jatuh cinta kepada Javier, tetap saja ada rasa kecawa dalam hatinya. Reivan memutuskan tidak menikahinya sesuai janji yang dibuat lelaki itu dan malah memilih menikahi rekan kerja yang sudah Alea anggap sebagai sahabat.Sakit?Pasti!Tapi apa pun itu, dia harus bisa melihat ke depan, bukan terpaku ke belakang.“Kenapa? Sakit, ya? Mau nangis? Oh ... maaf.” Cicit Fania pura-pura bersalah. “Bukan maksud hati meebut Reivan dari kamu, cuman ya ... gimana lagi, aku udah suka sama dia sejak pertama melihatnya. Niatnya mau rebut, tapi kasihan sama kamu.” Fania tertawa. “Terus pas kita dijodohkan, ya ... aku terima dong. Apalagi orang tuanya gak suka sama perempuan yang hamil di luar nikah.” Fania masih saja merendahkan Alea dan membanggakan dirinya.Alea men
Terakhir Diperbarui : 2025-12-02 Baca selengkapnya