"Mas... jangan disini, aku merasa sedikit takut. Bagaimana jika ada orang yang lewat dengan kapal dan melihat kita?" tanya Amara pelan saat tangan Darian mulai bergerak nakal, menyusup ke balik sundress kuningnya. Darian terkekeh rendah, suara baritonnya bergetar tepat di telinga Amara, memberikan sensasi menggelitik yang menjalar hingga ke ujung kaki. "Tidak akan ada yang berani lewat di area pribadi ini, Sayang. Resor ini sudah memastikan privasi kita seratus persen. Hanya ada aku, kau, dan ikan-ikan di bawah sana yang akan menjadi saksi," bisik Darian penuh sensual. Darian membalik tubuh Amara hingga mereka saling berhadapan. Di bawah siraman cahaya bulan, mata Darian tampak berkilat penuh gairah yang sudah lama ia tahan sepanjang hari. Ia mulai memberikan kecupan-kecupan panas di sepanjang rahang Amara, turun menuju leher dan mulai meninggalkan tanda kemerahan yang mencolok. "Mas... ahh, jangan di sini... mhh," rintih Amara, meskipun tangannya justru semakin erat mencengker
Last Updated : 2026-03-08 Read more