“Mommy makan dulu, ya, sebelum minum obat,” ucap Ratu lembut dari ambang pintu. Ia berjalan menghampiri ranjang dengan langkah kecilnya. Di belakangnya, Radja menyusul sambil membawa sebuah nampan berisi makan malam, obat, dan segelas air mineral. Radja duduk di tepi ranjang. Ratu naik dan duduk di samping ibunya, sementara Djiwa setengah bersandar di kepala ranjang dengan tubuh masih diselimuti selimut. “Terima kasih, sayang, terima kasih, Mas,” ucap Djiwa pelan. Senyum manis terukir di wajahnya yang masih pucat. “Aku suapi, ya,” kata Radja lembut, lalu menyendokkan nasi dan lauk sebelum mengarahkannya ke bibir sang istri. Djiwa membuka mulutnya perlahan, menerima suapan itu tanpa protes. Ratu menatap ibunya dengan wajah sangat serius, alis kecilnya sedikit berkerut. “Mommy harus habisin,” katanya tegas dengan suara mungilnya. “Biar cepe
Read more