“Daddy!” Radja menoleh ke arah koridor rumah sakit. Ratu berlari kecil sambil menggandeng tangan Binar, sementara Fairish berjalan beberapa langkah di belakang mereka. Senyum tipis terukir di wajah Radja. Ia segera menghampiri dan mengangkat Ratu ke dalam gendongannya. “Dari mana, Nak?” tanyanya lembut. “Tadi main playground sama Kak Binar,” jawab Ratu dengan suara polosnya. “Mommy mana?” “Mommy lagi di dalam, ketemu Om Kai.” “Oh ….” Ratu mengangguk, seolah mengerti. “Mau pulang?” tanya Radja. “Ayo,” sahut Ratu, matanya mulai berat. Ia masih mengenakan seragam sekolah, rambutnya sedikit berantakan. “Tapi Mas Regan sama Mas Naren ke mana?” Radja melirik ke sekeliling, tak menemukan kedua putranya. “Biar Daddy cari dulu kakak-kakak kamu, ya,” ujarnya sambil menurunkan Ratu perlahan. “Kamu ajak Mommy pulang.” Ia membukakan pintu ruang rawat Kaisar agar sang anak mudah untuk masuk. “Jangan lama-lama ya, Daddy,” pinta Ratu. “Iya, Nak.” Setelah Ratu masuk, Radja ber
Read more