Wanita yang berjalan menghampiri mereka tampak baru berusia sekitar 22 tahun, tetapi kekuatannya sudah mencapai tingkat semi-grandmaster. Wajahnya dipenuhi senyum, tetapi nada bicaranya jelas mengandung provokasi.Di sampingnya berdiri seorang pria kekar berusia sekitar 30 tahun. Auranya tajam dan otot-otot di lengannya tampak menonjol.Arlo melirik kedua orang yang datang itu dan sedikit mengernyit. Pria kekar itu memandang Arlo, lalu mengangguk tipis kepada Isyana."Salam, Nona Kesembilan. Boleh tahu siapa orang ini?"Tatapannya kembali beralih kepada Arlo dengan sedikit kebingungan.Di antara generasi sebaya Keluarga Hanafi, Isyana berada di urutan kesembilan. Jadi, tidak salah jika pria kekar itu memanggilnya Nona Kesembilan."Ini Liam, adik dari keluarga istri paman sepupu keempatku. Sedangkan ini Mirna, Nona Keempat Belas Keluarga Hanafi."Isyana terlebih dahulu memperkenalkan kedua orang itu kepada Arlo. Setelah itu, dia menggandeng lengan Arlo, mengangkat dagunya, lalu berkata
Read more