Ridwan menggeleng. Dalam urusan Arlo, dia dan putrinya, Yolanda, memang memiliki pandangan yang berbeda.Yolanda jarang ikut campur dalam urusan dunia luar dan masih menghormatinya sebagai ayah, sehingga Ridwan berhasil mendapatkan hak untuk mengambil keputusan. Namun, dia tahu Yolanda sebenarnya sedang menunggu dirinya dipermalukan."Cuma masalah kecil, nggak perlu merepotkan dia." Ridwan melambaikan tangannya, langsung menolak saran Arsen.Bernard melirik putrinya, Mirna. Dia tentu tahu apa yang sedang dipikirkan putrinya. Setelah terdiam sejenak, dia berkata, "Menurutku, ujian pemilihan santa sejak awal memang ditujukan bagi mereka yang paling mampu.""Selama ini, tiga orang mengikuti ujian secara bersamaan dan siapa yang menang akan menjadi santa. Gimana kalau tahun ini kita tetap mengikuti aturan lama? Kurasa Yolanda juga nggak akan keberatan.""Dengan begitu, kalau ada keluarga yang datang menonton, kita juga bisa sekalian menunjukkan bahwa masalah ini nggak ada hubungannya denga
Read more