"Keluarga Hadju sendiri bersekongkol dengan orang Gorasa dan ketahuan, Arlo sepenuhnya berada di pihak yang benar!""Meskipun begitu, orang ini benar-benar terlalu semena-mena!" Wajah Bimala jelas menunjukkan rasa takut.Seperti para taipan kelas atas di Hondaria, Bimala selalu merasa dirinya memiliki hak istimewa. Namun, Arlo telah menghancurkan rasa aman yang dibawa oleh hak istimewa itu.Memangnya kenapa kalau kamu punya hak istimewa? Begitu jatuh ke tangannya, Arlo bisa saja meledak kapan saja dan mengambil nyawamu!Bimala mengerucutkan bibirnya dan berkata, "Kalau begitu, bukankah permainan ini sudah nggak bisa dilanjutkan?"Reza tersenyum tipis, "Untuk apa dia pergi ke Hondaria?""Untuk kerja sama pabrik obat!" jawab Bimala."Dia membuat kekacauan sebesar itu di Hondaria, menurutmu kerja sama pabrik obat itu sudah berhasil dia dapatkan?"Reza mengangkat laporan di tangannya.Bimala mengangguk pelan. "Laporan terakhir hanya menyebut sebelum meninggalkan Hondaria, dia bertemu denga
อ่านเพิ่มเติม