“Ah, begitu rupanya.” Steave melirik ke arah sang istri yang menunjukkan wajah tidak senang. “Kau mau ku seret keluar atau pergi sendiri?”"Jangan salahkan wanita ini, Steave," ucap Bibi Cassandra. "Aku yang mengundangnya untuk berbicara dengan Serena."Steave mengerutkan dahi, menatap bibinya dengan tatapan yang tak percaya. "Mengapa Bibi melakukan itu tanpa seizinku?""Karena setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan diri," jawab Bibi Cassandra dengan tegas. "Termasuk mereka yang pernah melakukan kesalahan di masa lalu."Viviane masih berlindung di belakang wanita tua itu, tubuhnya sedikit bergetar. Steave melihatnya sebentar, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Bibi Cassandra."Aku mengerti niatmu yang baik, Bibi," ucap Steave dengan nada yang lebih tenang. "Tapi wanita ini pernah melakukan sesuatu yang tidak bisa aku maafkan begitu saja.""Setiap orang bisa berubah, Nak," balas Bibi Cassandra tetap kekeh. "Kau sendiri juga pernah mendapatkan kesempatan kedua,
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-21 อ่านเพิ่มเติม