“Aku tidak menyangka kau akan tersinggung karena aku mengatakan yang sebenarnya.”Kalimat itu diucapkan begitu saja, tanpa nada mengejek, tanpa emosi apa pun. Justru itulah yang membuatnya terasa jauh lebih tajam.Lelaki yang terikat itu menatapnya beberapa detik lebih lama. Sorot matanya menyipit sedikit, seolah mencoba membaca sesuatu dari wajah Dirian.Lalu sudut bibirnya bergerak tipis.“Hanya kau satu-satunya yang menyadari perbedaan kami.” Ucapan itu membuat Jayreth, yang berdiri beberapa langkah di belakang, mengangkat alisnya dengan heran.Lucien juga memperhatikan dengan lebih serius sekarang.Namun Dirian sendiri tampak sama sekali tidak terkejut.“Tentu saja aku tahu,” jawabnya singkat.Grand Duke yang terikat itu memperhatikannya lebih lama lagi. Kebingungan kini terlihat jelas di wajahnya. Ia seperti mencoba memahami bagaimana lelaki di depannya bisa mengetahui perbedaan itu dengan begitu cepat.Dirian tidak terlihat tertarik menjelaskan.Ia hanya berkata dengan tenang,“
Mehr lesen