Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

last updateHuling Na-update : 2026-01-05
By:  RaisaaIn-update ngayon lang
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
9.9
81 Mga Ratings. 81 Rebyu
395Mga Kabanata
114.1Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Aku memilih mati dengan cara paling tragis setelah tahu lima kali keguguranku bukan karena tubuhku lemah, melainkan ulah suamiku yang menolak memberiku anaknya. Bangkit dari kematian, aku bersumpah: aku akan pergi darinya — namun ternyata dia masih menghantuiku dengan janin miliknya yang tumbuh didalam diriku .

view more

Kabanata 1

1. Ayo Bercerai , Duke!

"Nyonya!" "Nyonya!"

Teriakan terdengar dari bawah. Semua orang melihat ke arah menara tertinggi kastil, tempat seorang wanita dengan gaun putih penuh darah berdiri di tepi.

Selene Moreau Leventis.

Duchess Leventis. Wanita yang biasanya tenang dan penurut itu kini berdiri di tempat yang paling berbahaya. Para penjaga di belakangnya bergerak hati-hati, takut salah langkah akan membuatnya benar-benar melompat.

Tangisnya pecah, jelas dan memilukan. Selene memegang perutnya yang sakit. Ia baru saja keguguran untuk kelima kalinya. Kali ini ia tahu kebenarannya: semua itu bukan karena penyakit atau kelemahan tubuhnya, tapi karena ulah suaminya sendiri yang tidak menginginkan dia melahirkan keturunan.

"Selene!" suara berat memanggil dari belakang. Dirian, sang Duke, suaminya.

Selene mendengar tapi enggan menoleh. Kecewa sudah terlalu dalam.

"Apa ini trik lain untuk menarik perhatianku?" tanya Dirian dingin. Ia memang tidak suka dibuat repot. Selene tahu, pria itu datang hanya karena tidak tahan mendengar bisik-bisik orang soal istrinya yang berdiri di puncak menara.

Selene tersenyum miris. Suaranya serak saat ia menjawab, "Bukankah kau seharusnya meminta maaf?" Pandangannya jatuh pada seorang wanita cantik yang berdiri di antara para pelayan. Wanita yang rapi, berbeda jauh dari dirinya yang berantakan. Wanita itu dicintai Dirian, wanita yang bahkan tidak akan pernah bisa dibandingkan dengan dirinya dimata Dirian 

"Apa kau gila?" Dirian membalas, nadanya meremehkan.

Selene berbalik menatapnya. Mata suaminya merah, tapi tetap dingin.

"Ya, aku memang gila! Aku gila karena mencintaimu, padahal kaulah yang membunuh lima anakmu sendiri!" teriak Selene.

Semua pengawal terkejut. Dirian pun terdiam sesaat.

"Selene, jangan bicara omong kosong," ucapnya, mencoba menahan kendali.

Selene tertawa getir. Darah terus merembes membasahi gaunnya.

"Pernahkah kau mencintaiku?" tanyanya dengan tatapan penuh harap.

Dirian diam. Lalu ia mengalihkan pandangan 

"Tidak pernah " Selene menjawab sendiri karena reaksi Dirian 

Kata dari mulutnya sendiri  menghantam Selene. Ia menarik napas gemetar.

"Hentikan semua ini dan turun. Kau butuh istirahat," kata Dirian.

"Jangan pura-pura peduli!" bentak Selene. Air matanya jatuh. "Mengapa tidak membunuhku saja, daripada membunuh semua janin yang tidak berdosa itu?"

"Selene, berhenti! Turun sekarang!" Dirian berteriak memberi perintah.

"Aku akan melompat dan mati lalu bertemu dengan anak-anakku untuk meminta maaf karena tidak mampu melindungi mereka dari ayah mereka sendiri!" balas Selene lagi.

"Jangan gila, Selene! Kau tidak boleh mati!" seru Dirian, gelisah. Langkah mundur Selene membuatnya semakin rentan di tepi menara.

Selene justru tersenyum. "Demi anak-anakku yang kau bunuh, aku bersumpah! Kau akan membayar semuanya! Aku akan menghantuimu seumur hidup dengan penyesalan dan penderitaan tanpa akhir!"

Ia lalu melompat.

"Selene!" Dirian menjerit, berlari ke tepi menara bersama para pengawal. Tapi mereka terlambat. Tubuh Selene meluncur cepat dan menghantam tanah.

Brak 

Suara seluruh tulang yang dihancurkan dan darah yang menggenang disana . 

Matanya masih terbuka, sempat melihat wajah Dirian yang kacau melihat tubuhnya di bawah.

Teriakan pelayan dan orang-orang pecah memenuhi udara malam. Langit gelap tanpa bintang malam itu menjadi saksi tragedi yang menimpa Duchess Leventis.

.

.

"Selene!"

Selene tersentak, matanya terbuka lebar. Napasnya pendek, seperti orang yang baru saja diselamatkan dari tenggelam. Di depannya berdiri Dirian Leventis, suaminya. Wajahnya tenang, dingin, matanya tajam. Di belakangnya ada dokter dan pelayan, bau obat memenuhi ruangan. Semua terasa nyata, seperti panggung yang sama ketika hidupnya berakhir dulu.

Dia menoleh ke samping. Jam di meja kecil berdetak. Hari dan tahun yang tertera menunjukkan dua tahun sebelum ia mati. Angin malam masuk lewat jendela yang terbuka sedikit, membawa aroma yang sama dengan saat ia terjatuh dari menara. Ingatan itu kembali: tubuhnya menghantam tanah, sakit yang luar biasa, lalu gelap. Ia meraba perutnya, mencari bekas luka. Tangannya berbalut kasa, hangat, berdarah. Ia bingung — pernah mati, tapi sekarang hidup lagi.

"Nyonya Duchess, tangan anda berdarah. Saya akan memasang infus," kata dokter cepat. Selene menatap gerakannya dengan kaku, masih tidak percaya.

Dirian berkata, suaranya terdengar jengkel. "Jangan mempersulit dokter."

Selene menarik napas panjang. Kepalanya penuh dengan bayangan jasadnya, jeritan orang-orang, dan terutama lima janin yang tidak pernah lahir. Semua itu menghantam dirinya sekaligus.

Ia menoleh pada Dirian. Suaranya pelan tapi jelas.

"Dirian."

Suaminya menatap. "Apa?"

Selene menatap lurus ke matanya.

"Ayo bercerai."

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Mga Ratings

10
99%(80)
9
0%(0)
8
1%(1)
7
0%(0)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
9.9 / 10.0
81 Mga Ratings · 81 Rebyu
Sulatin ang Repaso

RebyuMore

Wiwin Aja
Wiwin Aja
astaga, kenapa dirian bawa wanita lain............
2026-01-05 13:05:45
0
0
Zizizaq
Zizizaq
Bagus banget ini. baca juga karya zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta (tamat) 2. Antara mencintai dan melupakan (tamat) 3. Wanita ketiga duda kaya 4.
2025-12-31 22:50:41
0
0
Rizki Putra
Rizki Putra
nyonya elyse kaisar menginginkanmu" karya kak Raisaa jg sangat menarik dan seru ga kalah ma duke dirian
2025-12-29 11:57:18
3
1
Wiwin Aja
Wiwin Aja
apa ini cerita sad ending kah?? bacanya itu kayak lagi naik rollercoaster ...
2025-12-28 19:36:41
1
3
Fi Tri
Fi Tri
alurnya rapi sekali.. kl hnya baca awal2 saja, para reader mungkin darah tinggi.. sy sdh mengikuti ini novel sudah semenjak episode masih belum ada 100, pas baca bener2 emosinya dibuat roller coaster.. tp mulai bab 150an keatas mulai paham alasan ML kejam dengan FL (yg aslinya dia bner2 cinta mati)
2025-12-26 13:16:42
4
2
395 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status