Tidak ada yang langsung berbicara.Seolah seluruh pelabuhan membeku dalam satu tarikan napas panjang.Angin laut masih berembus seperti biasa, ombak masih menghantam tiang-tiang dermaga, dan burung camar masih berputar di langit namun bagi orang-orang yang berdiri di sana, dunia terasa berhenti sejenak.Mateo menatap Lamina dengan ekspresi yang sulit disembunyikan. Ada keterkejutan, ada kemarahan, dan ada sesuatu yang lebih dalam dari itu sesuatu yang bahkan tidak ingin ia pikirkan.Bjorn tidak bergerak sama sekali. Matanya hanya berpindah dari Lamina ke Dirian, lalu kembali lagi, seolah berusaha memastikan bahwa ia tidak salah mendengar.Beberapa prajurit di belakang mereka saling bertukar pandang dengan gelisah. Namun tidak ada yang berani bersuara. Karena semua perhatian mereka tertuju pada satu orang.Dirian.Atau lebih tepatnya pada reaksinya. Namun justru itulah yang membuat suasana semakin menekan.Dirian tidak marah, tidak berteriak dan tidak memaki.Ia bahkan tidak bergerak.
Mehr lesen