Alina menatap tajam ke mata Kaiden yang membeku dalam amarah, napasnya memburu saat tubuhnya terjepit di antara jok mobil dan sosok pria yang sedang menguasai ruang geraknya.Dadanya sekarang ini terekspos, karena Kaiden sudah merobek bajunya.Dengan sisa keberanian yang ada, dia menggigit bahu Kaiden hingga terasa perih, berharap itu bisa menghentikan niat lelaki itu."Kai, apakah kamu gila? Sekarang masih pagi, dan kita tepat di depan kantor catatan sipil," suaranya bergetar, setengah marah, setengah takut.Kaiden tetap diam, wajahnya kaku tanpa ekspresi, namun matanya yang gelap menyimpan bara cemburu yang membara. "Kamu yang memancing gairahku," ujarnya dingin, suaranya hampir berbisik namun penuh tekanan."Kamu baru saja mengajukan cerai dari Nolan. Tapi kamu sudah sama Kevin."Alina meronta, badannya berusaha melepaskan diri dari cengkeraman yang mulai merobek bajunya."Kevin itu hanya temanku. Aku..." kalimatnya terhenti, napasnya tercekat antara kebingungan dan kepanikan.Kaid
Last Updated : 2026-01-17 Read more