Nolan menyahut, "Risma apa yang kamu katakan? Tentu saja, kakak sudah beli rumah baru, mulai sekarang kamu tinggal saja sama kakak."Risma menangis sesenggukan, sikap Vino yang tiba-tiba berubah sungguh membuatnya terkejut. "Kak tapi kenapa Vino tiba-tiba berubah seperti ini? Apakah kakak merasa ada yang aneh?" Tanya Risma, akhirnya menyadari sesuatu yang janggal. "Risma sadarlah! Sekarang Vino sama sekali nggak peduli padamu, lebih baik tinggalin Vino sekarang!" Titah Nolan tegas, ia sudah kehilangan ibunya, bahkan tak mampu menjaga Alina sebagai istrinya. Sekarang ia tidak ingin kehilangan Risma. Risma sedikit tenang, "kak sebenarnya Vino marah karena memiliki alasan.""Ini salahku, karena aku nggak mematuhinya untuk dekat dengan pria lain." Imbuh Risma, wajahnya berubah hangat dan menyakinkan. Nolan tahu, sikap Vino sebelumnya pada Risma. Pria itu sangat mencintai adiknya. Ia sebenarnya juga merasa janggal, tapi ia benar-benar menyayangkan sikap Vino yang mempermalukan adikn
Ler mais