Nada suaranya tenang, tetapi mengandung keyakinan yang sangat kuat. “Di kehidupan ini, kehidupan berikutnya, bahkan setelah itu sekalipun, aku tetap akan bersamamu.”Tubuh Sera sedikit bergetar.Harris bisa menebak bahwa gadis itu pasti mengalami mimpi buruk yang sangat mengerikan hingga tidak berani tidur sendirian. Namun ia tidak bertanya lebih jauh.Karena Harris tahu, mengungkit kembali mimpi buruk itu hanya akan membuat Sera mengingat ketakutan yang sama sekali tidak ingin ia rasakan lagi. Yang dibutuhkan gadis itu sekarang hanyalah ketenangan.Merasakan kehangatan dari tangan Harris, ekspresi Sera perlahan melunak. Ia bergerak mendekat lalu menyandarkan tubuhnya ke dada Harris dengan pelan, seolah jawaban tadi akhirnya membuatnya merasa aman.Harris tidak berkata apa-apa lagi. Tangannya perlahan memeluk tubuh gadis itu, menepuk punggungnya dengan lembut sambil membiarkannya menenangkan diri.Ruangan kembali hening.Beberapa menit kemudian, napas Sera mulai teratur. Gadis itu akh
Read more