Tatapannya perlahan menjadi kosong, seolah kembali melihat potongan-potongan kejadian yang masih membekas di benaknya."Dalam mimpi itu, aku melihat diriku mati." Suaranya terdengar jauh lebih pelan dibanding sebelumnya. "Setelah aku meninggal, kau berubah menjadi orang yang sama sekali berbeda. Kau menjadi sangat kuat, tetapi juga sangat kesepian."Harris langsung terdiam.Sementara itu, Sera terus melanjutkan ceritanya. "Hari demi hari berlalu, lalu tahun demi tahun menyusul. Aku melihatmu terus berjalan sendirian, membunuh banyak orang dan melakukan banyak hal yang bahkan tidak ingin kuingat." Ia menggenggam ujung bajunya tanpa sadar, sementara matanya mulai memerah. "Meskipun kekuatanmu semakin besar, aku bisa merasakan bahwa hatimu justru semakin hancur."Di dalam mimpi tersebut, Harris memang berdiri di puncak yang tidak mampu dijangkau siapa pun. Namun semakin tinggi ia berdiri, semakin dalam pula kesedihan yang menyelimutinya. "Aku bisa merasakan rasa sakitmu," lanjut Sera den
더 보기