“Pak, maaf, saya turun di sini saja. Ini uangnya,” kata Damian buru-buru, hendak turun.“Maaf, Tuan. Nona tadi sudah membayar taksinya. Oh iya, tadi saya sempat mampir sebentar ke tempat makan. Saya diminta nona cantik itu mengambil makanan yang sudah dia pesan—satu untuk Tuan, dan satu lagi diminta untuk saya bawa pulang agar dimakan bersama keluarga. Itu pacar Tuan, ya? Dia sangat perhatian pada Tuan,” kata sopir taksi seraya menyerahkan kantong berisi banyak makanan.Elshi… gumam Damian lirih.“Dia bos saya, Pak. Terima kasih, ya. Sehat-sehat sekeluarga,” kata Damian, lalu keluar dari mobil taksi tersebut.Damian segera melangkah masuk ke restoran tempat ia melihat Dara dan Jerry.“Permisi, Pak. Maaf, untuk tempatnya masih penuh. Apakah Bapak mau menunggu sekitar satu jam?” kata pelayan restoran.“Saya mau menjemput kekasih saya di dalam,” jawab Damian.“Oh, atas nama siapa, Pak, kalau boleh tahu? Mungkin bisa saya ba
Last Updated : 2026-01-30 Read more