MasukJerry segera menurunkan Dara, dan berlari ke arah Zea yang membungkuk memungut bekas beling yang berserakan.
"aau sakit sekali." Seru Zea"Zea, kenapa, tanganmu berdarah, sudah lepaskan belingnya biar aku yang bersihkan." Kata JerryJerry tampak mengecup tangan kanan Zea yang terluka, dan membalutnya agar darah tidak menetes lagi."Kak Jerry, aku tidak apa-apa, terimakasih ya." Kata Zea"Zea kamu sudah tidak apa-apa kan, ayo kita segera ke ruangDamian mencubit hidung mancung Elshi, kemudian perlahan menciumi leher wanita yang selalu iya cintak itu. "Kalau aku cemburu, kenapa aku tidak bersamanya saja, saat kamu di nyatakan meninggal dunia selama bertahun-tahun." Kata Damian seraya tersenyum manis nan lembut. Elshi tersipu, lalu perlahan mendekat ke arah Damian, Elshi membalas kasih sayang Damian dengan mencium lembut dagu lelaki yang di gilainya sejak dulu itu. Damian memejamkan matanya, rasanya dia begitu mencintai Elshi, setelah berbagai perpisahan dan rintangan yang mereka hadapi selama beberapa tahun terakhir, Damian kembali mengingat bagaimana dulu dia melar kerja di perusahaan Elshi, kenangan-kenangan awal pertemuan mereka hingga bagaimana Elshi mengejar nya mati-matian. Damian tersenyum, wanita cantiknya itu memang begitu mencintainya dengan gila-gilaan. "Elshi, dulu mengapa kamu bisa jatuh cinta dnegan pria miskin seperti ku? apa yang membu
4 Minggu kemudian, Damian kembali ke hutan tersebut.Dari kejauhan, wanita cantik yang dituju Damian itu sudah melihat kehadiran Damian."Kenapa dia ke sini lagi? Apa mau berburu?" gumam wanita itu.Tiba-tiba seekor beruang menyerang Damian dengan cepat hingga tubuh Damian tersungkur bersimbah darah.Wanita cantik itu mengambil senjata dan menembakkannya ke udara agar beruang tersebut takut dan pergi.Wanita itu segera berlari menuju Damian, kemudian memapah tubuh Damian menuju rumah pondoknya."Kenapa kamu ke sini? Di sini bahaya, banyak binatang buas," kata wanita tersebut."Aku rindu kamu?" kata Damian."Siapa? Apa yang kamu maksud Intan atau Elshi?" tanya wanita tersebut."Kalau aku bilang Intan, apa kamu akan cemburu?" tanya Damian.Wanita tersebut menegakkan posisi duduknya."Kenapa harus cemburu? Aku bukan Elshi," sahut wanita tersebut."Jangan banyak gerak, aku akan ob
Satu tahun kemudian.Walau hidup menjadi CEO sukses dengan usahanya yang bergerak di bidang pembuatan permata berlian, nyatanya tidak membuat Damian hidup bahagia, padahal di sekelilingnya banyak wanita cantik yang berusaha mendekatinya.Namun, sekali lagi, Damian lebih memilih jalan hidup seperti yang dulu Elshi lakukan. Dia memilih hidup dengan boneka silikon berwajah Elshi yang sengaja dia pesan khusus. Setiap hari di kamarnya, dia melepaskan hasratnya kepada boneka yang dianggapnya sebagai Elshi. Ibunya begitu khawatir dengan keadaan anaknya, tapi Damian selalu menyakinkan bahwa dia baik-baik saja. Damian bilang dia tidak akan menikah seumur hidup, dia akan menghabiskan sisa hidupnya dalam bayang-bayang Elshi.Kini sosial media selalu meliput pengusaha muda dan tampan bernama Damian yang sedang naik daun.Berita itu akhirnya sampai ke Zea."Pasti Damian yang sekarang tambah diperebutkan banyak wanita," pikir Zea.Suatu hari D
Tidaaaaaaaaak!!!!!!" Tangis Zea pecah bersamaan dengan kematian Roy. Axel berusaha menenangkan mantan kekasih sahabatnya itu. Petugas segera mengurus jenazah Roy untuk memakamkannya dengan layak. "Kemana kalian membawa kekasihku pergi? Lepaskan! Roy-ku tidak mati, dia masih hidup! Cepat lepaskan dia! Kenapa kalian memasukkan Roy-ku ke dalam kantong jenazah? Dia bisa mati karena kekurangan oksigen! Cepat lepaskan, kataku!" Tangis Zea pecah sejadinya. Axel segera membawa Zea keluar agar petugas bisa mengurus jenazah Roy dengan fokus. Keesokan harinya, semua sahabat, kerabat, dan anggota keluarga Roy, termasuk ibunya yang sudah sadar dari koma, ikut menghadiri pemakaman Roy. Suasana penuh dengan haru. Zea berpelukan dengan ibu Roy dan berusaha saling menguatkan. Sehari setelah pemakaman Roy, Axel segera mengajak Zea ke rumah sakit, tempat Jerry dirawat. Zea begitu terkejut karena Jerry sudah tidak
Axel berusaha menghubungi Roy. Dia ingin memberitahu bahwa rekan-rekannya mengetahui keterlibatan Roy di anggota Naga Merah. Namun, sudah 5 kali dia menghubungi Roy, tampak tidak ada jawaban dari sahabatnya tersebut.Zea juga begitu khawatir. Kenapa Roy tidak bisa dihubungi setelah kejadian dini hari itu.Keesokan harinya, seluruh siaran televisi dan pemberitaan sosmed memuat tentang berita tertangkapnya jaringan mafia paling berbahaya di negara tersebut. Semua anggota yang terlibat akan diadili dengan hukuman mati.Axel dan Zea yang mendengar berita tersebut tampak syok. Vita yang sudah tahu semua tentang identitas Roy, Elshi, dan Zea dari cerita Axel segera menghubungi Axel. Dia bilang Zea pingsan setelah mendengar berita Naga Merah yang akan dihukum mati.Axel segera bergegas menyusul Zea dan Vita yang kebetulan sedang berada di rumah sakit untuk menunggu Jerry.Saat Zea sadar, dia meminta Axel agar membantunya membawa Roy kabur. Dia b
Malam itu Zea diminta oleh Roy untuk menyamar sebagai teman pria Roy. Zea memakai mantel yang menutupi tubuh sexi-nya. Dia juga memasang kumis palsu dan topi berwarna hitam senada pakaian yang ia kenakan agar tambah memantapkan penyamarannya.Jam menunjukkan pukul 02.30 dini hari. Semua anggota penting terlihat sudah santai di kamar mereka masing-masing, sebagian asik minum bersama anggota penting lainnya. Roy sengaja masuk di pintu khusus jalur menuju ruangan diskusi para pejabat penting Naga Merah. Alasannya memilih jalan itu karena jalur itu dianggap paling aman dari para pengawal yang berjaga.Saat tiba di ruang rapat yang kini tak tampak satu orang pun di sana, Roy meminta Zea bersembunyi di sebuah pilar yang berdiri kokoh di dekat dinding yang menghadap ke depan gerbang."Sayang, kamu sembunyi di sini, jangan sampai ketahuan sampai semua rencana kita berjalan. Kamu akan lihat dengan jelas semuanya dari balik pilar ini," kata Roy sambil menekan tombol
Damian menatap ke arah perkataan Nenek Vio. Kalimat terakhir sang nenek serasa menggema berulang-ulang dan membuatnya terngiang-ngiang. Bukannya Damian perhitungan, tetapi dia sempat terpikir, jika bukan karena dirinya yang membiayai Dara mati-matian, apa Dara bisa sesukses sekarang. Ayah dan ibu
Kakak ingin lihat seberapa kuat dia jika kehilangan dirimu. Kamu cukup lakukan perintah kakak, jangan banyak tanya,” pinta Elshi.Beberapa saat kemudian, Elshi mengirim pesan:(Roy, jika kamu memang tidak menginginkan Zea, adikku, lagi, aku menghormati keputusanmu. Kami mengerti, ora
Raya melepas cardigan panjang yang menutupi tubuhnya. Kini, jelas terlihat kulit putih beningnya yang terbalut gaun tidur pendek berbahan tipis, memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan nyata.Ia mendekati Roy, seolah menyerahkan seluruh dirinya untuk disentuh oleh lelaki itu. Roy terpaku di
Zea hari ini kembali masuk bekerja di kantor Elshi, kakaknya.Hari ini Jerry berpenampilan sangat rapi, tampan, dan berwibawa. Dia begitu bersemangat bekerja karena sekarang akan sering bertemu Zea.Saat menuju ruangan, Jerry berpapasan dengan Zea. Dia mengucapkan selamat pagi d







