Lautan di sekitar Selat Sunda tampak tenang, namun ketenangan itu adalah tipu muslihat yang paling mematikan. Kapal yang membawa Pieter dan Cempaka kini berayun di antara arus kuat yang memisahkan Pulau Jawa dan Sumatra. Udara terasa lebih berat, membawa aroma garam yang pekat dan kecemasan yang tak kasatmata. Pieter berdiri di haluan, bajunya yang robek telah diganti dengan kemeja pelaut yang kasar, namun postur tubuhnya tetaplah seorang perwira. Ia terus mengawasi garis cakrawala. Di belakangnya, Ben sedang membersihkan senapan dengan gerakan mekanis yang gelisah. "Letnan," Ben memanggil tanpa mengalihkan pandangan dari buritan. "Sejak dua jam lalu, siluet di belakang kita tidak pernah menjauh. Itu bukan kapal dagang. Ukuran layarnya... itu Corvette kelas ringan milik Angkatan Laut Kerajaan." Pieter berbalik, mengambil teropong dari tangan Ben. Matanya menyipit saat menangkap warna bendera yang berkibar di kejauhan. Merah, putih, dan biru. Kapal patroli resmi pemerintah
Last Updated : 2026-01-28 Read more