Fajar menyingsing di atas Batavia dengan warna emas yang tajam, membiaskan cahaya di atas permukaan kanal yang tenang. Namun, ketenangan itu kontras dengan keriuhan yang terjadi di pelabuhan Tanjung Priok. Suara derap bot militer yang beradu dengan lantai dermaga terdengar ritmis. Mengiringi persiapan keberangkatan kapal uap militer yang akan membawa Pieter dan Cempaka kembali ke pusat badai di Yogyakarta.Pieter berdiri tegak di samping Cempaka. Sang Letnan kini mengenakan seragam resminya kembali—bersih, kaku, dengan lencana yang telah dipulihkan kehormatannya oleh perintah langsung Gubernur Jenderal. Di sampingnya, Cempaka mengenakan kebaya sutra berwarna hijau zamrud, rambutnya digelung rapi, memancarkan martabat seorang putri yang tak lagi perlu bersembunyi di balik bakul jamu.Langkah mereka terhenti saat sebuah iring-iringan kereta tahanan bergerak lambat menuju kapal penjara yang berlabuh di sisi lain dermaga."Lihat itu," bisik Pieter, matanya menatap tajam ke arah kereta
Last Updated : 2026-02-05 Read more