Malam sudah lewat tengah malam, tapi Laras masih belum juga bisa memejamkan mata.Lampu kamar utama sudah dimatikan. Hanya ada seberkas cahaya bulan samar yang menyelinap masuk lewat sela tirai tipis.Di sampingnya, sang suami sudah tertidur lebih dulu. Napasnya teratur. Begitu tenang. Sangat bertolak belakang dengan isi kepala Laras yang sejak tadi seperti mesin yang menolak berhenti bekerja.Perempuan itu berbaring terlentang, menatap langit-langit kamar yang gelap. Diam. Namun, pikirannya melompat ke mana-mana.Tentang sore tadi. Tentang pertemuan keluarga itu. Tentang Arion. Dan tentang bagaimana mata pria itu—beberapa kali tanpa sadar—selalu kembali melirik ke arah Shana.Laras perlahan memiringkan tubuhnya. Tatapannya jatuh pada meja kecil di dekat jendela. Di sana, berdiri sebuah bingkai foto lama.Foto keluarga mereka.Arion berdiri di sana dengan ekspresi datarnya yang khas, sementara Shana tersenyum kecil di sampingnya. Dan entah kenapa—malam ini, semakin dilihat, dadanya se
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-16 อ่านเพิ่มเติม