Pagi itu, setelah sarapan, Sean dan Elyssa duduk-duduk sebentar di ruang keluarga.Sean meraih tangan Elyssa, menatapnya serius.“Sayang, hari ini kamu sudah harus menyelesaikan urusan cincin,” peringat Sean lembut. “Acaranya sudah besok lusa. Jangan ditunda lagi.”“Iya, Mas, maaf ya,” jawab Elyssa manja. “Aku bingung banget milihnya, karena semuanya pada cantik-cantik. Aku jadi kepengen beli semuanya deh. Hehe.”Sean ikut terkekeh, mencubit pipi Elyssa gemas. “Harus pilih satu, Sayang. Kalau mau beli semua untuk koleksimu, gapapa,” ucapnya. “Tapi yang kita pakai saat acara hanya satu, yang terbaik.”“Iya, Mas. Nanti aku coba cari-cari lagi di website brand-brand famous,” kata Elyssa.“Kamu sudah pertimbangkan saranku? Model cincinnya apa sesuai seleramu?” tanya Sean.“Ah, itu… kalau cuma lihat dari katalog di laptop, susah menilainya, Mas. Aku harus melihat kilauannya langsung di tanganku,” jelas Elyssa.“Hmm, kalau begitu, nanti malam, kita langsung ke gerainya saja gimana?” ajak Sea
Last Updated : 2025-12-05 Read more