Namun, sosok itu jelas bukan Sean, melainkan Juan.Elyssa segera melepaskan pelukan pria itu dari tubuhnya, tampak syok. “J-juan…”Juan memang sudah memantau sekitar mansion Sean sejak tadi— entah apa yang ia harapkan, mungkin ia hanya ingin merasa dekat dengan Elyssa meski wanita itu berada di dalam rumah.Begitu melihat Elyssa keluar menaiki taksi, ia langsung mengikutinya tanpa ragu."Kamu ngapain di sini sendirian? Nunggu seseorang?" tanya Juan dengan nada datar, namun terselip kekhawatiran.Elyssa justru balik bertanya, "Kamu kok bisa di sini?”"Hanya kebetulan lewat," bohong Juan. "Di sini dingin, baju kita juga mulai basah kena percikan air. Lebih baik masuk ke mobil.""Enggak, makasih. Aku di sini saja, Juan.”"Hujannya semakin deras, El. Kamu bisa sakit kalau terus di sini."Elyssa sempat ragu, namun rasa dingin yang mulai menusuk tulang akhirnya membuatnya menyerah. Ia bangkit dan melangkah masuk ke dalam mobil Juan.Begitu pintu tertutup, suhu hangat dari AC mobil langsung
Last Updated : 2026-01-09 Read more