Malam itu, suasana kamar VIP terasa lebih santai.Sean sudah tidak lagi mengenakan baju rumah sakit, melainkan kaos santai yang dibawa Elyssa dari rumah. Mereka duduk berdampingan di ranjang besar yang bisa diatur posisinya. Elyssa menyandarkan kepalanya di bahu Sean, sementara mereka menonton sebuah film komedi romantis di televisi.Biasanya, Sean akan mengomentari setiap adegan dengan candaannya, tapi kali ini ia hanya diam. Tangannya yang tidak terpasang infus mengelus jemari Elyssa, sesekali mengusap cincin di jari manis wanita itu.Namun, diamnya Sean justru membuat Elyssa curiga. Saat Elyssa menoleh untuk melihat apakah Sean mengantuk, ia justru mendapati pria itu sedang memperhatikannya, lagi."Mas, filmnya di depan, bukan di mukaku," bisik Elyssa sambil menunjuk layar TV dengan dagunya.Sean tidak bergeming. Ia menggeser duduknya sedikit lebih dekat, membuat Elyssa terjepit di antara tubuh Sean dan sandaran ranjang. Suaranya sudah mulai terdengar lebih jelas meski masih berat.
Terakhir Diperbarui : 2026-01-17 Baca selengkapnya