Tubuh Felisha sontak menegang, terkejut karena ciuman mendadak itu. Ia bisa merasakan luapan hasrat yang selama ini Ace pendam—kerinduan yang begitu dalam, seolah telah menumpuk lama di dadanya. Namun di saat bersamaan, rasa khawatir menyambar benaknya. Bagaimana jika ada yang melihat? Rekan kerjanya bisa kembali kapan saja.Dengan panik, Felisha mendorong dada Ace hingga ciuman itu terlepas.Raut Ace seketika berubah beringas, napasnya memburu, matanya masih penuh keinginan. Ia hendak kembali mencium Felisha, namun gadis itu cepat-cepat menutup bibir Ace dengan kedua telapak tangannya.“Apa yang kau lakukan? Kalau ada yang lihat lagi, bagaimana?!” desis Felisha, napasnya tersengal.Ace menggenggam tangan Felisha perlahan, menurunkannya dari bibirnya. Dahinya berkerut kesal.“Mereka tidak akan kembali secepat itu,” ucapnya mantap.“Tetap saja… kita harus berhati-hati,” tutur Felisha pelan.Ace menghembuskan napas panjang, menyandarkan punggungnya ke kursi dengan tatapan kosong. Raut k
最終更新日 : 2025-12-09 続きを読む