Arkhan yang baru saja melepas jaketnya tertegun sejenak mendengar ucapan istrinya. Ia mencoba mengatur ekspresi wajahnya agar tidak terlihat panik, meskipun dalam hati ia merasa seperti sedang berjalan di atas lapisan es yang sangat tipis. "Maksud kamu gimana, Dek? Kok Mas jadi bahan omongan mereka?" tanya Arkhan sambil duduk di samping Intan dan mencoba bersikap tenang. Intan malah menyandarkan kepalanya di bahu Arkhan sambil menghela napas panjang, bukan napas marah, melainkan napas yang penuh dengan rasa bangga sekaligus geli. "Tadi di arisan, Tante Lulu pamer-pamer terus soal Mas yang benerin pipanya, katanya Mas 'telaten' banget sampai dia puas, terus Bu Lastri juga nggak mau kalah nyamber-nyamber gitu," cerita Intan sambil memainkan jemari tangan Arkhan. Arkhan menelan ludah, membayangkan betapa beraninya kedua wanita itu saling sindir di depan istrinya. "Ah, mereka mah emang suka berlebihan kalau ngomong, Dek, kamu jangan terlalu masukin ke hati ya," sahut Arkhan sambil m
Last Updated : 2026-02-17 Read more